WHAT'S NEW?

Cara Melakukan Inreyen Motor Baru dengan Tepat

Membeli motor baru pastinya menjadi hal yang sangat menggembirakan, apalagi bagi yang sudah cukup lama menantikannya, hanya saja juga tak bisa dipungkiri bahwa dengan memiliki sebuah motor baru ini membuat Anda nantinya juga harus mengeluarkan biaya lain, seperti diantaranya adalah biaya untuk penggunaan atau biaya bahan bakar, juga yang tidak kalah penting adalah biaya yang harus dikeluarkan untuk kebutuhan perawatan.
Hasil gambar untuk Cara Melakukan Inreyen Motor Baru dengan Tepat
 
Perawatan motor baru ini nyatanya jadi bagian yang tak kalah sulit dilakukan, tentunya untuk menjaga agar performanya tetap optimal. Dengan perawatan yang tepat maka tarikan kendaraan akan selalu nyaman layaknya motor yang baru. Hal paling penting yang harus dilakukan pada sebuah kendaraan atau motor baru adalah inreyen atau dikenal juga sebagai masa break in. Guna mengoptimalkan performanya dan memastikan bahwa setiap bagian dari kendaraan tersebut bisa bekerja secara optimal.

Adapun berikut ini setidaknya beberapa langkah atau cara dalam melakukan inreyen yang harus Anda ketahui, diantaranya adalah:

  1. Jangan perlakukan motor secara ektrim, misalnya adalah dengan berkendara sampai dengan kecepatan 500 km, apalagi ketika baru pertama kali digunakan, karena jika dilakukan secara salah justru keselamatan pengguna yang dipertaruhkan, tak hanya itu terkadang beberapa komponen juga bisa mengalami benturan dan rusak.
  2. Sebaiknya berkendara di jalanan onroad, hindari berkendara di jalanan yang kurang baik seperti diantaranya adalah berbatu dan juga cukup licin, hal ini akan membuat adaptasi grip kendaraan tidak berlangsung secara optimal, sehingga beresiko terjadi slip pada kendaraan.
  3. Jangan mengangkut beban yang berlebihan pada kendaraan, faktor lainnya yang tak kalah penting untuk diperhatikan adalah jumlah muatan, untuk aktivitas inreyen ini sendiri ada baiknya bagi Anda untuk berkendara sendiri, jangan membawa penumpang atau mungkin beban lain yang berlebihan, karena dapat membuat kinerja dari setiap komponen-komponen kendaraan tersebut juga berlangsung lambat, karena terlalu banyak beban.
  4. Setelah melalui perjalanan sepanjang 1000 km segera mengganti dengan oli yang baru. ketika jarak yang ditempuh oleh kendaraan sudah mencapai angka 1000 km, maka oli bawaan juga sudah mulai habis, Anda juga butuh oli yang kualitasnya lebih bagus untuk optimalkan performa kendaraan, sehingga pastikan untuk menggantinya dengan yang baru dan lebih berkualitas.
  5. Patuhi panduan yang ada di dalam buku pedoman pemakaian, untuk membuatnya lebih awet dan bertenaga, juga guna menurunkan resiko terjadinya kerusakan karena kesalahan inreyen tersebut.

Penting juga untuk membiasakan diri dengan motor baru tersebut, sehingga bisa lebih nyaman dalam menggunakannya. Motor baru pun harus dirawat dengan benar untuk meminimalisir kemungkinan kerusakan dini, juga guna mengoptimalkan kinerjanya. Awet atau tidaknya bukan masalah merk, melainkan lebih pada pemakaiannya.

0 comments:

Post a Comment