WHAT'S NEW?

Kenali Lebih Jauh Alat Keamanan Mobil Kesayangan Anda

Jika Anda banyak menghabiskan waktu di jalan, bisa jadi mobil adalah tempat pribadi kedua Anda selain rumah. Keamanan dan kenyamanan menjadi hal utama yang harus diperhatikan apalagi jika keluarga dan orang yang Anda sayangi ikut berada di dalamnya. Pentingnya keamanan di dalam mobil sudah dipikirkan baik-baik oleh para produsen kendaraan terutama roda 4 dengan sudah ditanamkan alat keamanan mobil di berbagai sisi kendaraan.

Berikut ini adalah beberapa alat keamanan standar yang harus dimiliki setiap mobil yang digunakan untuk bepergian:

Kenali Lebih Jauh Alat Keamanan Mobil Kesayangan Anda


1. Safety belt
Safety belt atau sabuk pengaman saat ini sudah menjadi alat keamanan wajib bagi kendaraan roda 4. Penggunaannya sudah dijadikan aturan standar keamanan sehingga apabila ada pengemudi yang tidak menggunakan safety belt dapat dikenakan sanksi oleh pihak kepolisian. Safety belt digunakan untuk menahan tubuh agar tidak terguncang hebat saat terjadi kecelakaan. Sabuk pengaman ini sangat efektif menahan tubuh agar tidak terlompat ke dashboard depan saat mobil mengalami tabrakan apalagi jika saat itu kecepatan mobil melebihi 100 km/jam. Semakin cepat mobil melaju, jika terjadi kecelakaan tubuh akan terhempas semakin hebat, disinilah fungsi safety belt. Keadaan fatal yang sering ditemui pada kecelakaan adalah terhempasnya tubuh pengemudi atau penumpang ke arah kaca, dashboard atau bahkan sampai terpental keluar. Karena fungsinya yang sangat vital, jangan lupa untuk mengenakan sabuk pengaman ini sebelum memulai berkendara.

2. Klakson
Fungsi utama alat keamanan mobil dan motor ini adalah untuk berkomunikasi dengan pengendara lain ataupun dengan pemakai jalan. Biasanya ada beberapa maksud saat pengemudi membunyikan klakson antara lain:

- sebagai penanda keberadaan mobil / motor yang membunyikan klakson.
- sebagai penanda agar mobil / motor lain tidak mengambil jalur.
- tanda agar kendaraan lain di depan agar segera melaju.
- sebagai tanda bahaya apabila terjadi kejahatan di sekitar atau di dalam kendaraan.
- sebagai tanda terima kasih kepada kendaraan lain karena sudah memberi jalan.

Gunakan klakson standar tidak perlu menggunakan klakson variasi yang justru dapat menambah polusi suara.

3. Lampu sein
Sebagai alat berkomunikasi dengan kendaraan lain sebagai tanda mobil/motor akan melakukan manufer baik berbelok ke kanan atau kiri, juga ketika akan berhenti di tepi jalan. Lampu sein biasanya berjumlah 4 buah dengan 2 pasang di depan dan 2 pasang di belakang. Ada juga beberapa tipe mobil baru yang menambahkan 2 pasang lampu sein di sisi samping mobil. Idealnya lampu sein dinyalakan 25 menit sebelum melakukan manufer agar kendaraan di belakangnya dapat mengantisipasi dengan baik.

4. Lampu jauh
Selain sebagai alat pencahayaan, lampu jauh juga dapat digunakan sebagai alat keamanan dengan cara mengirimkan kode komunikasi ke pengendara lain. Biasanya lampu jauh dinyalakan sesaat apabila akan memberi tanda pada kendaraan dari arah yang berlawanan jika ingin menyalip atau memakai lajur mereka. Di tikungan tajam lampu ini juga sangat efektif untuk memberi tanda keberadaan kendaraan Anda. Hidupkan sebentar sebelum melintasi tikungan agar kendaraan lain di arah seberang dapat menangkap isyarat tersebut dan mengosongkan lajur Anda.

Alat keamanan mobil di atas adalah alat keamanan standar yang sudah dimiliki mobil dari berbagai tahun pembuatan. Saat ini sudah banyak alat keamanan tambahan seperti bumper tambahan baik di depan maupun belakang mobil, juga head set. Namun sumber keamanan yang paling penting adalah dengan mengemudikan kendaraan secara baik dan tidak melanggar rambu-rambu lalu lintas.

0 comments:

Post a Comment